Fri. Sep 30th, 2022

Plantarum Online

Tahu, Tanggap, Tandang

WEBINAR HIMAPROSTER SOTER PROVID 2.0

3 min read
Kontributor Foto : Panitia Webinar Himaproster Soter Provid 2.0

Sabtu (29/05/2021) HIMAPROSTER (Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan) Fakultas Pertanian Universitas Jember, mengadakan webinar (web seminar) nasional yang bertemakan “Hutan Sosial Berbasis Agribisnis Sains Peternakan dan Pertanian” melalui zoom meeting. Webinar nasional tersebut menjadi webinar nasional pertama yang diadakan oleh HIMAPROSTER yang termasuk ke dalam kegiatan soter provid (sobat ternak produktif di masa pandemi Covid-19). Soter provid merupakan kegiatan pembinaaan yang bentuknya dapat berupa sharing dan pelatihan secara langsung atau tidak langsung (online) yang diadakan setiap tahun oleh HIMAPROSTER. Bahkan pada kesempatan kali ini, HIMAPROSTER yang mengadakan webinar nasional telah menggandeng mahasiswa pascasarjana IPB Allie Ghiardien Ginting dalam rangka meningkatkan wawasan mengenai ilmu agroforestri agribisnis peternakan dan pertanian.

“Kami ingin adanya pengoptimalan antara ilmu-ilmu tersebut dengan fakta yang terjadi di masyarakat, kebijakan yang terkait, serta peningkatan ekonomi masyarakat desa atau lebih tepatnya masyarakat dataran tinggi dan peternak rakyat” ujar Erlangga selaku ketua panitia. Selain itu, Suhada selaku ketua umum HIMAPROSTER juga menuturkan bahwa tema tersebut diambil dikarenakan pemanfaatan dari hutan sosial yang belum optimal pada dunia peternakan di Indonesia. Lebih lanjut, dirinya juga menambahkan bahwa sistem integrasi tanaman dengan ternak sangatlah penting untuk menuju pertanian yang berkelanjutan.

Webinar nasional tersebut dibuka untuk umum dan telah dihadiri sekitar 250 peserta yang berasal dari kalangan petani, peternak dan mahasiswa. Terkait speakers pada webinar nasional tersebut terdiri dari, tokoh nasional, akademisi, peneliti dan pegiat lingkungan, yaitu H. Dedi Mulyadi S.H. selaku Wakil Ketua DPR RI Komisi IV, Ahmad Rabo S.Pt. selaku Direktorat Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa RI, Arif Saepudin M.Si selaku pemerhati lingkungan independen, Widiono M.Si selaku Ketua LPPM (Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik) Baznas Jabar, Amam S. Pt, M.P selaku Dosen Universitas Jember, dan Allie Ghiardien Ginting selaku Founder Sumforth sekaligus penggagas webinar nasional tersebut. Terdapat pula Listya Purnamasari S. Pt, M.Sc sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi bersama dengan pembicara.

Materi yang disampaikan pada webinar nasional tersebut sangatlah menarik, yaitu mengenai kearifan lokal dan optimalisasi hutan sosial, peran hutan sosial berbasis lingkungan dalam pengembangan desa, peran lembaga dalam pengembangan potensi peternakan, optimalisasi pemanfaatan lingkungan dalam pengembangan peternakan, optimalisasi agribisnis peternakan di Indonesia, serta materi lingkungan dan nilai aplikasinya. Webinar nasional tersebut telah berhasil membuat para peserta menjadi sangat antusias, hal tersebut ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada pembicara berkaitan dengan materi yang telah disampaikan.

Widiono selaku pembicara dalam webinar nasional tersebut mengatakan bahwa webinar dengan tema ini sangat bagus, kreatif dan berani karena mempertemukan antara peternakan dan hutan sosial. “Biasanya peternakan hanya mengadakan webinar mengenai manajemen, budidaya peternakan saja, namun ini memadupadankan dengan hutan sosial sehingga dapat dijadikan role model bagi Universitas Jember yang memiliki konsen dalam pengembangan hutan sosial, peternakan dan pertanian” tambahnya. Suhada selaku ketua umum HIMAPROSTER menuturkan kembali perihal harapannya ke depan terkait webinar nasional tersebut, “Harapannya acara webinar nasional ini dapat menjadi proker tahunan”. Terlaksananya webinar nasional tersebut diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan melatih kemampuan mahasiswa dalam membuat perencanaan matang setelah lulus, serta memiliki dampak positif terhadap lingkungan sekitar yakni melalui penerapan kolaborasi pertanian dan peternakan yang berkualitas, tidak hanya bagi mahasiswa namun juga untuk peserta lainnya.

Ralat : Allie Ghiardien Ginting selaku Founder Sumforth > Allie Ghiardien Ginting dari Enviro Nusantara

Reporter dan Penulis: Lara Putri Kartika Dewi

Editor : Safira Ummah dan Nandita Rani Nareswari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *