Fri. Sep 30th, 2022

Plantarum Online

Tahu, Tanggap, Tandang

Chorus Rusticarum Torehkan Prestasi Gemilang di Ajang Kompetisi Virtual Tingkat Internasional

2 min read
Sumber: Kanal Youtube Tommyanto Kandisaputra

Jumat (7/5) Paduan Suara Mahasiwa Chorus Rusticarum (PSM CR) Fakultas Pertanian Universitas Jember telah berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang kompetisi virtual tingkat internasional bertajuk 3rd BCS World Virtual Choir Festival 2021. Dalam kompetisi yang digelar pada 30 April – 7 Mei 2021, tim CR telah berhasil menyabet Gold Medal dengan peraihan total poin sebesar 84.75 pada Mixed Choir Category. Dipimpin konduktor Sutrisno Yohanes, tim tersebut membawakan lagu DESH aransemen Ethan Sperry, selain karena lagu yang dibawakan mereka juga menggunakan koreografi yang unik sehingga berhasil tampil memukau pada kompetisi virtual tersebut. Kompetisi yang diselenggarakan tingkat internasional tersebut telah diikuti oleh sekitar 18 negara seperti, Polandia, Spanyol, Korea Selatan, India, Thailand, Italia, Malaysia, Singapura, dan seterunya.

                Salah satu pengurus PSM CR sekaligus panitia dan singer dari tim CR yang tidak mau disebutkan namanya, menjelaskan bahwa event tersebut merupakan event ke tiga yang sudah diselenggarakan oleh Bandung Choral Society (BCS). Kemudian, pada kompetisi tersebut terdapat beberapa poin yang akan menjadi kriteria penilaian dalam penjurian. “Nah untuk penilaiannya sendiri itu terdiri dari empat poin, ada intonasi, kualitas suara, ketaatan terhadap partitur dan interpretasi, serta keseluruhan artistik” tutur salah satu pengurus PSM CR yang tidak mau disebutkan namanya. Tim CR yang telah ikut serta dalam kompetisi tersebut berjumlah 25 orang. Meskipun kompetisi tersebut diselenggarakan secara virtual, persiapan dari tim CR tetap harus dilakukan secara offline dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Pandemi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) tak menyurutkan semangat tim CR dalam mempersiapkan segala yang diperlukan untuk mengikuti kompetisi tersebut. Salah seorang anggota PSM CR yang juga ikut serta dalam kompetisi tersebut yakni Sefia menuturkan, “Butuh effort yang tinggi menurutku, soalnya aku sendiri baru pertama kali ikut lomba jadi baru tahu bahwa untuk mempersiapkan lomba segede itu ga gampang, jadi butuh perjuangan yang berat banget.”

                Persiapan tim CR dimulai dari tahapan wawancara yang dilakukan pada bula Januari akhir secara online untuk menyeleksi singer, kemudian dilakukan latihan hingga pembuatan video selama kurang lebih tiga bulan. “Latihan dimulai februari awal secara online, setelah itu bulan Maret dan April dilakukan latihan offline. Jadi latihannya kurang lebih tiga bulan full kalau diakumulasi kotor” tutur Gufron selaku salah satu pengurus PSM CR yang juga ikut serta dalam kompetisi. Selama mempersiapkan kompetisi tersebut, tentu terdapat kendala yang dialami tim CR. Mereka disibukkan oleh aktivitas perkuliahan, sehingga harus pandai mengatur waktu dalam menjalankan kewajiban sebagai seorang mahasiswa dan mengikuti latihan yang jadwalnya begitu padat sebagai persiapan mengikuti kompetisi tersebut. Dalam pelaksanaannya tim CR yang ikut serta dalam kompetisi harus membuat video sekreatif mungkin yang mulai dilakukan pada awal bulan April, kemudian dikirimkan kepada panitia penyelenggara pada tanggal 15 April 2021 untuk dipublikasikan pada kanal youtube mereka. Perjuangan yang tak mudah pada akhirnya telah membuahkan hasil yang luar biasa. Gufron menuturkan kembali tekait harapannya, “Semoga CR lebih baik lagi dan tetap bisa mempertahankan prestasi serta reputasi, kemudian semoga saja di CR ini kekeluargaannya semakin erat.”

Penulis : Safira Ummah

Reporter : Safira Ummah

Editor : Erlita Diah S dan Nandita Rani N

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *