Fri. Sep 30th, 2022

Plantarum Online

Tahu, Tanggap, Tandang

Sungai Bedadung dalam Kondisi Siaga

2 min read
Kontributor Foto : Akhmad Akbar

Jumat (29/01) waktu magrib, debit air sungai Bedadung di Kabupaten Jember perlahan-lahan semakin meninggi dan akhirnya meluap tak terkendali. Ketinggian volume air mencapai 5 meter dari permukaan tanah. Luapan banjir mengakibatkan beberapa rumah di daerah Jembatan Semanggi terendam dan mengalami kerusakan parah.

Hantaman air yang besar langsung menerobos pintu rumah warga setempat. Salah satu rumah di Rukun Kifayah RW 27 Tegalboto Lor, Sumbersari termakan habis oleh tingginya debit air Sungai Bedadung. Lebih lanjut, terdapat dua rumah dan satu fasilitas umum musala di Jalan Brantas juga tak luput dari terjangan arus banjir.

Muhammad Hasin (40) mengutarakan, banjir yang terjadi merupakan banjir kiriman. Bengkel servis elektronik miliknya pun tidak ada yang tersisa, semua barang rusak. Keluhan ini juga dirasakan oleh sebagian besar warga di daerah Brantas dan Semanggi, mereka mengalami kerugian materi dan fisik. Perabotan rumah rusak dan baju-baju ikut hanyut terbawa arus.

Beruntungnya, kondisi ini tidak menimbulkan korban jiwa. Banjir yang disertai dengan hujan yang tidak terlalu deras akhirnya mulai berangsur surut pada pukul 22.46 WIB. Beberapa orang di sekitar daerah tersebut sibuk membersihkan rumah beserta kotoran-kotoran seperti, lumpur sisa terjangan banjir. Tampak juga beberapa anggota Tim Search and Rescue (SAR) di lokasi kejadian. Mereka memantau kondisi terkini di sekitar Sungai Bedadung dan turut menanyakan terkait kronologis kejadian banjir kepada warga setempat.  

Bencana banjir yang menyorot perhatian sebagian besar warga membuat mereka lupa untuk tetap tidak mengabaikan aturan protokol kesehatan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang telah ditetapkan sebelumnya. Terlihat banyak warga yang tidak menggunakan masker serta berkumpul dengan jarak yang terlalu dekat. Kerumunan warga yang penasaran terhadap situasi terdampak banjir terbentuk dimana-mana. Hal ini sangat disayangkan. Besar harapan bagi masyarakat tetap patuh dengan imbauan 3M (Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak) serta semoga bencana banjir yang terjadi kali ini segera selesai.

  • Reporter : Ahlan Anwari
  • Penulis : Nandita Rani Nareswari
  • Editor : Safira Ummah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *